Saturday, 24 August 2013

DIRGAHAYU!




Selamat ulangtahun almamater tercinta. Sukses selalu dan semakin baik kedepannya. Aamiin.
(Tidak apalah ini walaupun terlambat postingannya) :)

Tuesday, 13 August 2013

I Have Decided

Today is Tuesday, 13th August 2013.

Now when I write this one, I still have a chance to be a student one of the best university in Indonesia. It's located in my town, Yogyakarta Province. The chance will expire about 22.00 (not to give attention to this deadline :p). Still several hour. But I'm not going to register. I would resign.

I know that life would not necessarily feel easy. One time, we get a lot of things that according to what we want, so, of course we will feel so happy. For us, the universe works very well. On the other day, all things feels so wrong. When we feel that universe betray us, actually we forget one thing. We forget that wheel of life is always spinning.

And here's I'm on June, July, 2013. Its feel that I'm on bottom of my wheel of life. I failed in several target although some targets well exceeded.

Fortunately, my family, especially my parents that always support and really know how to make me strong, succeed me to keep fight. There are many paths in this world. I know. And I try to believe to my self again for first.

Then, I follow the rule with a lot of hope inside. I must get state university. I must. I 'try' to do my best. But, you know, its feel so exhausting. Don't know why.

Until one day, my wheel of life start increase. I got one of good university in Indonesia. I'm so happy. Really thanks to God, Allah SWT for this one.

Again, my wheel of life increase. I got the other good university in Indonesia. This university the same with my old brother's. And this second one maybe better than the first one. A lot of people say it. (Both in same department). I happy too. But, don't know why, its just happy.

Although several time ask which one would I choose, but parents already know my answer. Just wanna make sure, said them with laugh. I just smile.

Some friends so confident guess that of course I'll take the second one. And some friends think that I'm so strange (and stupid-maybe?). I don't know why they all think such as.

Its not because my parents have paid all tuition for the first one.

There are a lot of reasons.

I have decided.

*



--Its just the same. Between no choice and with many options you do not have time to get confused, we just have to choose the next step, right?--justanotherhome.blogspot.com

13 08 13

Wednesday, 31 July 2013

Thanks God I'm Ekamas#49


Tuesday, 30 July 2013

Pada Akhirnya



sumber gambar dari sini

Awal masuk SMA seperti pada umumnya kalau menghadapi yang baru-baru itu senang dan tentu aja semangat. Ketemu banyak orang baru, teman baru, dunia baru, keseharian baru, dan yang pasti seragam baru. Yeay abu-abu putih. :)

Seiring waktu semangatnya pelan-pelan kendur terkena badai tugas dan proses adaptasi dengan lingkungan dan aneka program sekolah yang 'wow' banget di kelas X. Dan gebetan liburan adalah salah satu sarana penyegaran pikiran yang cukup efektif.

Kelas XI bagi saya berlalu sangat cepat. Really enjoy this grade. :D Beban mapel sudah jauh berkurang karena sudah masuk di penjurusan. UTS, TPM, UKK pun lebih ringan rasanya, dan yang lebih menyenangkan bisa rehat duluan dari anak-anak kelas X. Haha

Kelas XII awal-awal semester masih enjoy karena segala kegiatan untuk menyongsong UN 2013 dimulai beberapa minggu kemudian. Saya lupa kapan tepatnya yang pasti rentetan try out dari sekolah maupun pemerintah yang entah pagi atau seusai KBM, les intensif UN Selasa sampai Kamis, tutor sebaya dari Jumat sampai Minggu, klinis Jumat Sabtu tiba-tiba saja membuat semua siswa sibuk. Dari pagi sampai sore habis di sekolah. Sore dari sekolah banyak yang lanjut ke bimbel dulu bagi yang ikut bimbel sore, atau pulang dulu sebentar mandi, sholat, makan baru berangkat (ini kalau yang kelas malem kayak saya yang niat awalnya mengambil kelas malem karena biar fresh dulu tapi ujung-ujungnya juga tidak berefek, malah sering males berangkat dengan alasan...yah taulah ya, apalagi kalau bukan banyak tugaslah, capeklah, maleslah :p)

Saya benar-benar masih ingat, waktu itu Desember 2012 saya ngobrol random dengan teman sebangku saya dan bilang "Setelah tahun baru, pasti semua ini bakalan terasa cepat, dan akan segera berakhir"
Kalimat itu tidak sepenuhnya benar. Bahkan sama sekali nggak berlaku saat duduk terkantuk-kantuk di kelas sepanjang siang hari yang panas. (Dalam hati argh, kapan lulus?!)

Dan pada akhirnya yang diharapkan pun tiba bahkan sudah tertinggal dibelakang. Saya lulus. Kami lulus. Ekamas#49 lulus 100%.

Pengumuman kelulusan.

Wisuda Ekamas#49.

Prom Night Ekamas#49.

Ambil ijazah.

Semuanya berlalu semakin cepat saja ya, Teman? :')

Pada akhirnya setelah apa yang saya dan pasti teman-teman semua inginkan yaitu lulus, kuliah, dunia baru telah tercapai rasanya rindu juga pada masa-masa itu ya? Tapi memang begitu kan siklus keinginannya manusia? hehe

Sebenarnya saya nulis panjang di sini cuma mau bilang..

Sampai jumpa teman-teman satu angkatan. Sukses buat kalian semua para Ekamas#49.

Terimakasih atas kisahnya selama ini. :)

Like the sentence written on our yearbook cover,

 'Nobody gets to the top alone', right?

Ngomongin Draf 1: Taktik Menulis Fiksi Pertamamu



Judul : Draf 1: Taktik Menulis Fiksi Pertamamu
Pengarang : Winna Efendi
Penerbit : Gagasmedia
Tahun Terbit : 2012


SINOPSIS
Menulis itu susah? Banget.
Terutama kalau kita nggak punya komitmen kuat dan disiplin untuk itu.

Truth to be told, menulis itu gampang-gampang susah. Terkadang terasa mudah dan menyenangkan, apalagi jika ide mengalir selancar air. Namun, menulis juga dapat terasa sulit karena tanpa teknik yang benar dan loyalitas untuk kembali ke halaman-halaman yang belum rampung, tulisan kita akan terus tidak selesai atau menjadi sebaik yang kita inginkan.

Selama ini, banyak sekali teman yang bertanya kepada saya:

- Gimana sih, caranya menulis fiksi yang enak dibaca?
- Bagaimana caranya menciptakan konflik yang nggak klise?
- Gimana caranya menulis cerita dari awal sampai akhir?
- Ceritaku mandek dan nggak kelar-kelar, gimana ya supaya aku bisa menyelesaikannya?
- Bagaimana cara mengirimkan naskah ke penerbit, dan apa yang bisa kita lakukan supaya naskah tersebut 'dilirik'?
- Lalu, prosedur penerbitannya bagaimana?

Bagi kalian yang ingin tahu jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas, well, this book might be the one for you.

Dan, mari bersama-sama menikmati proses menyenangkan menulis naskah fiksi pertamamu.


*

Sebelumnya saya baru membaca dua novel karya Winna Efendi yang berjudul Unforgettable dan Refrain (semoga kapan-kapan bisa baca semuanya,hehe). Dua-duanya bagus. :) Sekarang giliran karya Winna Efendi yang nonfiksi tentang panduan menulis yang akan saya selami. Mari. :)

Pertama kali membuka-buka buku ini sudah langsung tertarik sama gambar-gambar ilustrasinya yang simple dan pas. Saat mulai membaca nggak bisa lepas. Jalan terus sampai nggak nyadar tau-tau udah hampir habis. Padahal ini jelas-jelas bukan novel kan ya? hehe. Mungkin karena pembawaannya yang mengalir dan ringan jadi mudah dan menarik untuk terus diikuti sampai akhir bagian.

Setelah rampung baca sampai akhir buat pertama kalinya, buku ini jarang balik ke tampatnya. Alasannya tidak lain karena malas bongkar pasang, tarik-selip buku ini ke rak. Ya, buku ini sering saya buka-buka lagi, biasanya kalau pas lagi stuck menulis atau sampai ke step berikutnya. Ini nih yang bikin saya suka banget sama buku ini, yaitu karena pembahasannya kronologis. Runtut mulai dari persiapan awal, tahap penulisan, editing, pengiriman naskah, naskah diterima atau ditolak dan lain-lain. Jadi buku ini bakalan mendampingi proses kita-kita (penulis pemula) yang tentu saja lagi berproses menulis secara urut dari awal sampai akhir.

Winna Efendi membagikan teknik menulis (yang tentu saja dari pengalamannya sebagai penulis selama ini) dengan bahasa yang gampang dicerna dan detail. Tak lupa, lengkap dengan contoh (beberapa dikasih refrensi nyata juga), ada kolom latihannya juga (meski kolomnya sempit, tapi nggak masalah karena walaupun lebar juga nggak bakalan saya coret-coret buku beginian, sayang, hehe :p), bertaburan quote of the day yang bikin semangat, diasih juga writer checklist yang bisa kita dipakai untuk memeriksa kesiapan kita untuk materi yang lagi dibahas apakah udah siap untuk lanjut ke step berikutnya apa belum dan diujung tiap bab dikasih juga kesimpulan biar lebih mantep.

Intinya saya sangat sangat sangat suka dan terbantu sekali dengan adanya buku ini.

Terimakasih banyak untuk Mbak Winna Efendi yang sudah menulis Draf 1: Taktik Menulis Fiksi Pertamamu by Winna Efendi. :) Sukses!

Monday, 29 July 2013

Ngomongin When Author Meets Editor



Judul : When Author Meets Editor (Cara Jitu Jadi Pengarang Novel Laku)
Pengarang : Luna Torashyngu & Donna Widjajanto
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2012

SINOPSIS

Sejak 2005, terjadi booming pengarang di dunia fiksi Indonesia. Mendadak banyak yang bisa menjadi pengarang fiksi. Mendadak muncul nama-nama baru yang langsung melesat jadi bintang. Mendadak pula, banyak yang ingin menjadi pengarang fiksi. Bukan hanya karena bisa dipuja-puji penggemar, tampil di sana-sini, dan menang penghargaan ini-itu, tapi juga karena ternyata bisa menghasilkan uang.

Apakah kamu punya mimpi yang sama?

Sunday, 28 July 2013

Welcome Home!


Hi!
Selamat Datang di 'rumah' baru saya :)

Akhirnya kesampaian juga pindahannya. Seperti layaknya orang pindah rumah, tentunya beberapa 'barang' ikut saya boyong ke sini.

Enjoy. Terimakasih sudah berkunjung :)
THEME BY RUMAH ES